Senin, 13 Agustus 2012

Redirect Halaman Blogger Dengan Custom Redirect


Hai, readers. Posting ini masih berfokus pada optimalisasi fitur-fitur Blogger, terutama untuk SEO. Dan fitur-fitur baru Blogger yang ditambahkan oleh Blogger beberapa bulan lalu sepertinya belum "teroptimalisasi" sebagaimana seharusnya. So, hari ini saya masih akan berbicara mengenai poin-pon fitur baru Blogger dan fungsinya, baik untuk SEO maupun user.

Fungsi redirect sangat penting apabila anda tidak ingin seorang pengunjung blog masuk ke suatu halaman yang sudah tidak ada, dihapus, atau tidak perlu diakses lagi oleh pengunjung. Dulu, fungsi redirect ini agak berat dan susah untuk diterapkan di Blogger. Paling tidak, harus digunakan meta refresh, yang tidak sempurna, dan juga tidak SEO friendly.

Selain itu, anda mungkin juga sering melihat adanya broken link (error crawls) di webmaster tools, yang diarahkan ke halaman 404, karena link tersebut menuju halaman yang tidak ditemukan. Tentu ini tidak akan berefek baik pada SEO. Broken link biasanya disebabkan oleh di hapusnya suatu halaman yang tidak digunakan lagi atau kesalahan dalam menuliskan link dari suatu halaman yang di-linkback di website/blog lain (misalnya: link halaman dengan url http://budihaeruman.blogspot.com/advertise.html ditulis/dilink oleh blog lain dengan http://budihaeruman.blogspot.com/advertise/, tentu Google tidak akan menemukan halaman yang dirujuk dan berujung pada 404.

Di WordPress (self-hosted tentunya), ada banyak plugin redirect yang siap digunakan. Sebelum kehadiran Blogger Custom Redirect, dulu cukup kesusahan juga kalo nemu broken link, ga tau mesti diapain. Kalo pake website pada umumnya, saya cukup mengakses .htaccess dari FTP server dan menuliskan redirect halaman, tapi di Blogger, darimana mengaksesnya? Tapi, untungnya, sekarang tidak lagi. Fitur ini sudah ada dan sama kuatnya dengan plugin-plugin redirect sekelas WordPress.

"Mengapa dan Kapan Saya Harus Menggunakan Redirect?"

Jawabannya cukup sederhana:
1. Agar pengunjung tidak kecewa karena link yang dia tuju telah rusak atau sebenarnya ada link yang benar tapi tidak terakses.
2. Saya bisa meredirect halaman yang telah dihapus karena sudah usang dan meredirectnya ke halaman baru yang merupakan update.
3. Menghindari broken link, dan menyalurkan link juice di link lama ke link baru. Sehingga apabila halaman lama yang dihapus sudah ber-pagerank, maka halaman baru hasil redirect akan mendapatkan juice-nya (dengan permanent redirect, 301).
4, Masih banyak lagi!

Cara Menggunakan Blogger Custom Redirect

Fitur ini adalah bagian dari fitur utama "search preferences", jadi akses melalui dashboard > Setting > Search Preferences > Lihat pada bagian "Errors and redirections" > Custom redirect.
1. Klik link "edit".
Blogger Custom Redirect 1
2. Setelah itu, anda akan melihat dua kolom, yang pertama adalah asal redirect, dan kedua adalah tujuan redirect. 
Redirect Halaman Blogger
Sebagai contoh, saya me-redirect satu halaman tentang meta tags yang menurut saya sudah usang (khususnya mengenai meta keywords yang sudah tidak penting lagi). Saya menghapus dan meredirectnya ke halaman baru yang berbicara tentang fitur meta description blogger dan optimalisasinya.
URL halaman yang di hapus/diredirect:
http://budihaeruman.blogspot.com/2010/12/cara-memasang-meta-tags-di-blogger.html
URL halaman tujuan:
http://budihaeruman.blogspot.com/2012/07/cara-menambahkan-dan-mengoptimalkan-meta-description-blogger.html
Perhatikan pada bagian url yang diberi warna merah, itulah yang akan dimasukkan ke dalam kedua kolom tersebut. Pastikan diawali dengan "/".
3. Setelah itu, pastikan url yang dimasukkan sudah benar. Apabila redirect ini untuk selamanya (permanent), centang "permanent" (ini adalah redirect 301, yang sangat SEO Friendly). Jika hanya untuk sementara, tidak dicentang tidak masalah (redirect 302, sementara). Kemudian tekan "save" pada perintah  redirect tersebut.
Redirect Blogspot
4. Jika ingin membuat redirect lain lagi, lihat ke bagian atasnya, tekan "Add New" atau tambahkan redirect baru. Jika tidak, tekan "save changes".

Uji coba apakah redirect anda berhasil dengan memasukkan url lama ke browser. Jika halaman kemudian diarahkan ke halaman baru, maka redirect berhasil.

Sebagai contoh, anda dapat mengecek halaman redirect saya:
http://budihaeruman.blogspot.com/2010/12/cara-memasang-meta-tags-di-blogger.html
Maka halaman akan diredirect ke:

Yup, that's all about Blogger Custom Redirect Feature. Thanks and hopefully, you find this useful.

© budihaeruman.blogspot.com. All rights reserved.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Modern Warfare 3