Senin, 07 November 2011

Flixya Di-Banned dari Google Adsense

 Google terminated Flixya from Adsense
Sudah 4 hari, hingga malam tadi, saya tidak berkunjung ke Flixya. Biasanya saya menyempatkan mampir ke Flixya paling tidak dua hari sekali.

Eit... sebentar, sebelum melanjutkan cerita, ada baiknya saya bicara sedikit mengenai Flixya buat sobat yg belum kenalan dengan Flixya....

Flixya adalah layanan Social Networking dimana user dapat berbagi konten berupa artikel, video, dan gambar, disebut sebagai blogs. Masing-masing user memiliki sub page sendiri-sendiri. Bahkan alexa ranknya pun independen. Flixya memberikan imbalan berupa revenue sharing melalui Google Adsense. Sebelum 4 November sharing tersebut sebesar 50-50, setelah 4 November, hebatnya nih, 100% revenue diserahkan ke user. Slogan terbarunya adalah "Share Everything". Dalam Google Case Study, FLixya disebut-sebut sebagai partner besar bagi Advertiser Adsense dan Google. Kerjasamanya tidak lagi sebagai publisher kecil seperti kita, namun dalam bentuk yg jauh lebih besar dengan menggunakan media Google Host API.

Nah, kelanjutan ceritanya nih, ketika mau ngecek beberapa progress dan juga mau submit artikel berbahasa Inggris, ada informasi maha penting & mengejutkan dipasang di bagian atas halaman Flixya,

"Due to unforeseen circumstances, Google has terminated Flixya From the Google AdSense API. We will no longer serve Google AdSense ads around your content. Flixya Support

Dikabarkan bahwa Google telah menghentikan Flixya dari API Google Adsense. Flixya tidak lagi menjadi publisher Google Adsense. Tepatnya, sejak 3 hari yg lalu. Saya terkejut karena memang tidak menduga sebelumnya. Selain itu, telah disebutkan tadi bahwa Flixya adalah publisher Adsense besar yg telah mendapatkan kepercayaan penuh dari Google, seperti yg telah disebutkan dalam Google Case Study. Selain itu, saya cukup penasaran karena Flixya tidak memberikan alasan jelas, sekedar kata-kata "unforeseen circumstances" yg jelas sangat ambigu maknanya. Keterkejutan ini tentu saja tidak berlebihan karena salah satu sumber pendapatan saya yg kontribusinya cukup signifikan hilang secara tiba-tiba. 

Saya kemudian surfing dan browsing menelusuri lebih jauh mengapa bisa terjadi kasus demikian. Setelah mempelajari beberapa artikel, kesimpulannya mengerucut pada hal yg sama, persis seperti yg telah saya duga sebelumnya, permasalahan originalitas konten. Saya memang melihat ada banyak konten yg dishare secara serampangan, video-video dari youtube, foto-foto yg bahkan sudah ada watermark-nya, serta artikel-artikel yg diduplikasi dari web-web lain. Pernah saya menemui artikel saya Tutorial Dasar: Cara Mengoptimalkan SEO Blogspot serta beberapa artikel lain di-translate ke dalam bahasa Inggris dan di-publish oleh seseorang di Flixya. Hampir bisa dipastikan, faktor-faktor tersebut merupakan alasan mendasar Google memecat Flixya sebagai publisher Adsense. 

Sebenarnya Flixya sudah memiliki TOS yg salah satunya menyebutkan larangan pemuatan konten yg tidak original. Namun tampaknya pihak manajemen Flixya kurang jeli atau terlalu malas untuk melakukan moderasi atas konten yg di-publish di Flixya. Sekarang Flixya memuat iklan dari pihak jasa iklan lain namun belum melakukan revenue sharing. Entah karena masih coba-coba, atau untuk memperkenalkan media iklan baru, atau karena memang belum ditemui jalan keluar lain.

Terlepas dari kasus Flixya, sebenarnya Google akhir-akhir ini memang sedang gencar me-review para publisher Adsense. Ada banyak publisher mengeluh karena acccount Adsensenya di banned oleh Google. Alasan banning account tersebut sama: konten yg dipertanyakan originalitasnya. Sebuah pelajaran berharga tentunya bagi kita, website sekelas Flixya, yg jelas-jelas merupakan partner besar Google saja bisa di-banned dari Adsense secara tiba-tiba, apalagi kita, para Blogger yg merupakan publisher kecil-kecilan...  hehehe.

Sebenarnya ada banyak alternatif website social networking lain yg memberlakukan sharing revenue bagi membernya. Meskipun kecil namun dapat menjadi pengganti, setidaknya untuk sementara. Yah, walaupun persentase pembagian revenuenya juga ga sebesar Flixya (yg 100% itu), tapi setidaknya cukup lah sebagai pengganti. Salah satu situs lain, sebut saja seekyt. Meskipun hasil yg didapat tidak sebesar di Flixya, namun saya lihat situs ini memiliki aturan yg cukup kuat untuk menjaga kualitas dan originalitas konten yg dishare. 

Saya sendiri sudah menghapus dan backup beberapa konten di Flixya, entah mau dipublish di blog sy yg lain atau dipindahkan ke social networking sejenis. Bagaimana dengan sobat yg punya account di Flixya?

mencuri adalah pekerjaan pengecut! © budihaeruman.blogspot.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Modern Warfare 3